Kisah Inspiratif: Nelayan dan Terpelajar

Advertisement
Kisah Inspiratif - Terdapatlah suatu kisah yang menceritakan antara seorang investor besar dari AS yang berkunjung ke pedesaan di Meksiko untuk menikmati liburannya. Saat tengah menikmati keindahan danau di tempat tersebut, tampak olehnya seorang nelayan yang tengah asik memancing di perahunya. Lalu sang investor itu menghampiri nelayan itu dan memperhatikan beberapa tangkapan ikan yang sudah didapat oleh nelayan itu. 

Setelah itu, terjadilah percakapan berikut antara investor kaya tersebut dengan nelayan.

Kisah Inspiratif Tentang Kebahagiaan Sekarang

Kisah Inspiratif
Kisah Inspiratif
Investor: Berapa lama waktu yang diperlukan untuk menangkap ikan hingga sebanyak itu??

Nelayan: Tak terlalu lama.

Investor: Mengapa Bapak tak memanfaatkan waktu yang lebih lama untuk mendapatkan ikan yang lebih banyak?

Nelayan: Hasil seperti saat ini telah cukup untuk keluarga saya.

Investor: Lalu, apa yang anda lakukan pada waktu yang lain? Sementara waktu kerja anda cuma sebentar..

Nelayan: Oh,, saya sangat sibuk, Tuan. Pagi hari, setelah bangun, saya langsung pergi menangkap ikan hingga siang. Lalu mengajak anak saya untuk bermain, setelah itu bermesraan dengan istri, berikutnya bersenang-senang dengan teman saya, jadi waktu saya sangat padat, tuan...

Investor: Saya seorang investor terkenal, gelar MBA lulusan Harvard University. Saya mengerti cara membuat hidup anda agar lebih maksimal. Seharusnya, Bapak bisa pergunakan waktu memancing lebih lama, sehingga tangkapan Bapak akan lebih banyak. Saat tangkapan lebih banyak, hasil jualan Bapak juga akan lebih banyak. Dan, Bapak bisa pergunakan keuntungan untuk membeli perahu yang lebih besar bahkan menambahnya. Habis itu, Bapak bisa coba pekerjakan beberapa pegawai. Setelah semakin maju, Bapak bisa beli aset, seperti rumah bagus, kendaraan, jalan-jalan ke luar negeri. Dari kesuksesan tersebut, anda bisa pakai untuk mendirikan perusahaan sehingga terhindar dari kemiskinan.

Nelayan: Namun, berapa lama waktu yang diperlukan agar bisa mendapatkan semua itu?

Investor: Kira-kira 15 hingga 20 tahun.

Nelayan: Kemudian, selanjutnya bagaimana?

Investor: Sembari tersenyum menjawab: "Anda bisa go public, menjual saham perusahaan, dan anda akan menjadi miliuner.

Nelayan: Kemudian, setelah menjadi miliuner, selanjutnya bagaimana lagi?

Investor: Anda bisa bebas, bersenang-senang dan berbahagia dengan keluarga anda. Bangun siang, berman dengan anak - anak anda, pergi memancing, bermesraan dengan istri, menghabiskan waktu bersama teman-teman anda.

Nelayan: Ooh... bukankah itu yang saya lakukan sekarang?

Cerita diatas mengajarkan prinsip sederhana, bahwa kita seharusnya bersyukur terlebih dahulu terdapat apa yang kita miliki saat ini. Dengan bersyukur, anda akan merasakan kebahagiaan hidup. Seringkali orang menganggap bahwa kebahagiaan hanya dapat diraih pada saat seseorang telah mencapai kesuksesan. Padahal kebahagiaan tidak diukur dari seberapa banyaknya kekayaan dan kesuksesan seseorang, melainkan dari rasa syukur, serta bagaimana ia memanfaatkan hidupnya dengan sebaik-baiknya.

"Kita cenderung melupakan, bahwa kebahagiaan tidak datang sebelum kita mendapatkan sesuatu yang tidak kita punyai, daripada menikmati / menghargai apa yang kita miliki saat ini" ~Fredrick Koenig

Demikianlah Kisah Inspiratif: Nelayan dan Terpelajar yang disadur ulang dari buku Fight Like a Tiger. Win Like a Champion karya Darmadi Darmawangsa. Semoga bermanfaat :-)

Artikel dinda-dimas lainnya mengenai:

Advertisement
Kisah Inspiratif: Nelayan dan Terpelajar | Artikel Konten | 5

0 comments:

Posting Komentar