Menu Sahur yang cocok untuk ibu menyusui dan ibu hamil

Advertisement
Sebagai umat muslim, tentu saja kita ingin melaksanakan ibadah secara sempurna. Begitupula dalam menjalankan ibadah puasa bagi ibu hamil/menyusui. Sebagian ibu hamil/menyusui memang ada yang tidak menjalankannya, namun bagi bunda yang berniat dan sangat ingin sekali menjalankan ibadah puasa, bunda harus memperhatikan asupan makanan saat sahur dan berbuka puasa.
Menurut saya pribadi, tidak berpuasa bagi ibu hamil/menyusui memang tidak salah. Islam memang mudah, namun bukan berarti kita bisa seenaknya mempermudah sesuatu urusan apalagi hal itu datangnya dari Allah bukan? Maka dari hal itu, bagi ibu hamil/menyusui boleh tidak berpuasa apabila kondisinya darurat. Misal, kondisi bunda atau jabang bayi tidak sehat sehingga tidak memungkinkan untuk menjalankan puasa, maka bunda boleh tidak menjalankannya asal diganti puasanya di hari dan bulan selain bulan Ramadhan + membayar fidyah.
Dan bagi bunda yang tetap ingin berpuasa, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, di antaranya asupan makanan yang harus memenuhi 4 sehat 5 sempurna. Ingat bunda, dengan menjalankan ibadah puasa setidaknya kita mengajarkan ibadah kepada Allah kepada calon buah hati kita sejak dini, yakni sejak masih dalam kandungan. Dan hal lain yang perlu diperhatikan bagi bunda yang berpuasa adalah, jangan memaksakan diri ketika bunda sudah merasa tidak sanggup untuk berpuasa. Misal, merasa sangat pusing serasa mau pingsan, lemas tak berdaya dan kondisi lainnya. Karena Allah melarang umatnya untuk menganiaya diri sendiri. Jadi ketika bunda sudah merasa tidak sanggup, segeralah berbuka.
Dan bagi bunda yang masih merasa bingung tentang menu sahur dan berbuka nanti, simak tips dan triknya di bawah ini:
Sahur
  • Pilih makanan yang mencukupi 4 sehat 5 sempurna. Komposisi yang seimbang adalah 50% karbohidrat, 30% protein, dan 10-20% lemak. Makanan yang mengandung karbohidrat, misalnya nasi, gandum; makanan yang mengandung protein tinggi umpamanya daging, ayam, tahu/tempe.
  • Usahakan ada sayuran dan buah dalam menu sahur supaya BAB lancar dan tidak terjadi sembelit. Biasanya menu sahur kurang serat sehingga urusan ke belakang jadi tak lancar. Padahal, BAB yang tidak lancar berpotensi menyebabkan gangguan seperti wasir pada ibu hamil.
  • Minum susu sangat disarankan untuk menambah kekuatan. Tetapi, bila kadar gula darah ibu hamil/menyusui tergolong tinggi, sebaiknya minum susu plain atau boleh ditambah pemanis yang aman/disarankan.
  • Makanan pedas memang menggugah selera, apalagi untuk sahur. Tapi ingat, makanan yang terlalu pedas tidak disarankan untuk ibu hamil/menyusui. Kalaupun ingin makanan yang pedas, sebaiknya tidak berlebihan.
  • Jangan lupa minum suplemen (bila memang ada suplemen yang harus diminum) dan banyak minum air putih.
  • Sebaiknya makan sahur tidak dilakukan terburu-buru. Konsekuensinya, ibu harus bangun lebih awal. Apalagi untuk ibu menyusui, pastikan si kecil dalam keadaan kenyang sehingga tidak terbangun/menangis saat ibunya makan sahur.
Advertisement
Menu Sahur yang cocok untuk ibu menyusui dan ibu hamil | Dinda Dim | 5

0 comments:

Posting Komentar